Kenapa Souvenir Mug Masih Jadi Andalan Hotel Bintang 4 ke Atas Meski Tumbler Makin Populer

Oleh Ranti Anggraini  |  25 Oktober 2026

Kenapa Souvenir Mug Masih Jadi Andalan Hotel Bintang 4 ke Atas Meski Tumbler Makin Populer

Souvenir mug di atas nampan kamar hotel terlihat sederhana, tetapi benda ini sudah lama menjadi bagian tetap di hotel bintang 4 ke atas. Padahal sekarang hampir semua orang membawa tumbler ke mana-mana, dari kantor, kafe, sampai tempat olahraga. MinGoena sering mendengar pertanyaan yang sama dari pengelola hotel: apakah mug masih layak dipesan ketika tumbler sedang naik daun? Jawabannya masih layak, dan alasannya berkaitan dengan cara tamu menikmati waktu di kamar.

Di artikel ini, kamu akan menemukan alasan tersebut dari sisi tamu dan pengelola hotel, lengkap dengan data riset yang bisa kamu cek sendiri.

Tumbler Naik Daun, tetapi Fungsinya Berbeda dengan Mug di Kamar Hotel

Tumbler dirancang untuk dibawa bergerak. Tutupnya rapat, menjaga suhu lebih lama, dan nyaman digenggam saat kamu menyetir atau berjalan menuju ruang meeting. Mug punya peran lain: menemani kamu duduk. Di kamar hotel, tamu biasanya menyeduh kopi atau teh saat baru bangun, sambil menunggu waktu sarapan, atau saat membuka laptop sebelum rapat. Suasananya santai dan tidak terburu-buru.

Dalam situasi seperti itu, cangkir terbuka terasa lebih pas. Aroma kopi lebih terasa, warna teh terlihat jelas, dan minuman bisa ditiup pelan-pelan hingga suhunya pas. Dari sisi pengadaan, mug juga umumnya lebih terjangkau per unit dibandingkan tumbler berinsulasi, sehingga lebih masuk akal saat hotel perlu menyediakannya untuk puluhan atau ratusan kamar.

Baca juga: 10 Merchandise Hotel & Pariwisata yang Bikin Tamu Terus Ingat Nama Brand Kamu Setelah Pulang

Kopi dan Teh di Kamar Sudah Jadi Standar yang Dicari Tamu

Kebiasaan menyeduh minuman hangat di kamar bukan sekadar opini. Survei YouGov terhadap 2.059 warga Inggris menemukan bahwasekitar 79% responden mengharapkan fasilitas kopi dan teh bahkan di kamar standar, dan angkanya lebih tinggi untuk kamar kelas premium. Di kamar premium, 93% responden berusia 55 tahun ke atas mengharapkannya, dibandingkan dengan 62% pada kelompok usia 18–24 tahun. Survei ini berasal dari Inggris, jadi kamu perlu membacanya sebagai gambaran tren global, bukan sebagai angka pasti untuk Indonesia.

Riset lain datang dari Nespresso. Menurutlaporan Hotels Magazine, 48% tamu hotel menempatkan mesin kopi di kamar sebagai salah satu dari tiga fasilitas terpenting, di atas kolam renang, gym, dan spa. Sebanyak 66% tamu juga membeli atau meminum kopi di area lain di properti. Perlu dicatat bahwa riset ini berasal dari produsen mesin kopi, tetapi arahnya sejalan dengan survei independen sebelumnya.

Di Indonesia, kebiasaan ngopi dan ngeteh juga lekat dalam keseharian, baik untuk tamu liburan bersama keluarga maupun tamu bisnis yang menginap selama beberapa malam. Ketika fasilitas minuman sudah menjadi hal yang dicari, wadahnya ikut menentukan kesan. 

Souvenir Mug Memberi Kesan Premium Tanpa Terasa Berlebihan

Coba bayangkan tamu masuk ke kamar dan melihat nampan berisi ketel, sachet kopi dan teh, serta dua mug keramik berlogo hotel yang tertata rapi. Tampilan ini memberi kesan bahwa detail-detail kecil telah diperhatikan. Bobot keramik yang pas di tangan, permukaan yang halus, dan rasa hangat saat menggenggam cangkir sulit ditiru oleh gelas sekali pakai.

Dari sisi merek, mug juga bekerja dengan caranya sendiri. Seorang tamu yang menginap selama tiga malam dapat menggunakan mug yang sama sebanyak 2–3 kali sehari. Setiap kali minum, logo dan identitas visual hotel kembali terlihat dalam suasana yang menyenangkan, yaitu saat tamu menikmati minuman favoritnya. Paparan yang berulang dan positif seperti ini membantu hotel lebih mudah diingat, tanpa terasa seperti iklan.

Mug Membantu Hotel Mengurangi Gelas Sekali Pakai

Isu sampah plastik membuat banyak hotel meninjau ulang penggunaan perlengkapan sekali pakai. Studi kasus dari The Travel Foundation tentangpengurangan plastik di hotel-hotel Siprus mencatat bahwa salah satu properti, Ascos Coral Beach Hotel, berhasil mengurangi sampah plastik dengan mengganti gelas plastik sekali pakai dengan gelas tahan lama yang dapat digunakan kembali. Secara keseluruhan, hotel peserta program menghemat rata-rata 19% jumlah item plastik setelah menerapkan sejumlah panduan, termasuk mengganti gelas.

Angka itu merupakan hasil dari beberapa langkah sekaligus, bukan hanya dari mug. Meski begitu, arahnya jelas: perlengkapan yang dipakai berulang dapat menjadi bagian dari strategi hotel yang lebih ramah lingkungan. Mug keramik atau mug berbahan alami yang awet juga mudah dicuci dan dapat digunakan kembali dalam jangka panjang.

Dari Kamar ke Rumah: Souvenir Mug sebagai Kenang-Kenangan dan Merchandise

Banyak tamu di Indonesia suka membawa pulang sesuatu dari tempat yang pernah mereka kunjungi, entah untuk diri sendiri atau untuk keluarga. Mug cocok untuk kebiasaan ini karena ukurannya ringkas, mudah dikemas dengan aman, dan harganya terjangkau di gift shop hotel. Sebuah mug dengan desain yang menggambarkan karakter hotel, misalnya motif lokal atau ilustrasi bangunan, bisa menjadi pengingat liburan yang dapat digunakan setiap hari di rumah.

Untuk kebutuhan B2B, mug juga fleksibel. Hotel bisa menyiapkannya sebagai bagian dari paket meeting dan acara korporat, hadiah untuk anggota program loyalitas, atau cenderamata untuk mitra dan klien. Karena produksinya bisa dilakukan dalam jumlah besar dengan biaya per unit yang masuk akal, mug lebih mudah dianggarkan dibandingkan dengan barang yang lebih mahal.

Tumbler dan Mug Tidak Harus Saling Menyingkirkan

Perlu dicatat, tumbler tetap memiliki tempat yang kuat. Untuk tamu yang berpindah-pindah, tumbler praktis dan mendukung kebiasaan membawa wadah sendiri. Banyak hotel menggabungkan keduanya: mug untuk kamar dan ruang meeting, tumbler untuk lounge, spa, atau paket tamu tertentu yang ingin diberi hadiah yang lebih istimewa.

Jadi pertanyaannya bukan mana yang menang, melainkan pada momen mana tiap barang paling berguna. Mug unggul untuk momen duduk dan menikmati. Tumbler unggul pada momen bergerak.

Hal yang Perlu Dicek Sebelum Memesan Souvenir Mug untuk Hotel

Sebelum memesan dalam jumlah besar, ada beberapa hal praktis yang sebaiknya kamu pastikan:

  • Bahan dan ketahanan: pastikan mug aman untuk pencucian rutin dan tidak mudah gompal di bagian bibir cangkir.

  • Ukuran dan bentuk: umumnya berkapasitas sekitar 250 sampai 350 ml, cukup untuk kopi atau teh, dengan gagang yang nyaman digenggam.

  • Teknik cetak logo: tanyakan apakah hasil sablon atau cetak tahan terhadap pencucian berulang.

  • Desain: pilih tampilan yang selaras dengan identitas hotel, agar mug terasa menyatu dengan interior kamar.

  • Kemasan dan sampel: untuk produk yang dijual atau dihadiahkan, kemasan turut membentuk kesan pertama. Minta sampel sebelum produksi massal.

  • Jumlah dan waktu produksi: sesuaikan dengan jadwal acara atau peluncuran agar pengiriman tidak terburu-buru.

Wujudkan Mug Hotelmu Bersama Goenakan Indonesia

Kalau hotel atau perusahaanmu sedang mencari souvenir mug yang pas, Goenakan Indonesia bisa menjadi vendor souvenir dan merchandise custom terpercaya untuk mewujudkannya. Kami membantu kamu mulai dari tahap menentukan konsep dan desain, memilih bahan, termasuk opsi yang lebih ramah lingkungan, hingga memastikan hasil akhirnya sesuai dengan identitas merekmu. Kamu juga bisa berdiskusi lebih dulu soal kebutuhan, anggaran, dan jumlah pesanan, sehingga produk yang dibuat benar-benar sesuai dengan tujuanmu, baik untuk dipakai di kamar tamu, dijual di gift shop, maupun dibagikan sebagai merchandise acara. Hubungi MinGoena dan Tim Goenakan untuk mulai merancang mug yang akan menemani tamu menikmati kopi dan teh setiap hari.


Relevant Article