Tren Custom Tas Kekinian yang Cocok buat Acara Kantor dan Sarana Marketing Perusahaan

By Ranti Anggraini  |  October 1, 2026

Tren Custom Tas Kekinian yang Cocok buat Acara Kantor dan Sarana Marketing Perusahaan

Di banyak acara kantor, mulai dari seminar sampai gathering akhir tahun, ada satu barang yang hampir selalu dibawa pulang oleh peserta, yaitu tas. Itulah kenapa custom tas terus menjadi pilihan perusahaan: tas dipakai berulang kali dan logonya ikut terlihat ke mana pun pemiliknya pergi. Di artikel ini, MinGoena merangkum tren custom tas yang sedang banyak dilirik, mulai dari bahan dan model sampai cara memilihnya, supaya cocok untuk acara internal maupun kebutuhan promosi perusahaan kamu.

Sebelum masuk ke tren, ada satu hal yang perlu kamu pahami. Pilihan tas sebaiknya berangkat dari pertanyaan "siapa yang akan memakainya dan untuk apa", bukan dari model yang sedang ramai di media sosial. Dengan cara itu, tas yang kamu pesan akan benar-benar bermanfaat.

Kenapa Custom Tas Masih Relevan untuk Acara Kantor dan Promosi

Alasan utamanya bukan cuma soal seberapa sering tas itu terlihat, tapi juga bagaimana orang bereaksi terhadap barang yang sempat mereka pakai. Riset yang terbit di International Journal of Advertising oleh dua peneliti dari WU Vienna, Kamleitner dan Marckhgott (2021),menemukan bahwa orang bisa bereaksi lebih positif terhadap sebuah merek yang belum mereka kenal, hanya karena sempat memakai barang bermerek itu sekilas, bahkan tanpa sadar memperhatikan logonya. Menariknya, efek ini tidak muncul pada merek yang sudah dikenal luas, sehingga temuan ini lebih relevan untuk brand baru atau usaha yang masih membangun kesadaran pasar.

Temuan itu cukup masuk akal kalau dikaitkan dengan acara kantor. Tas seminar sering dipinjamkan sesama peserta, dipakai bergantian untuk membawa dokumen, atau sekadar diletakkan di meja saat rapat berlangsung, dan momen sekilas semacam itu tetap berpotensi membentuk kesan terhadap merek meski penerimanya tidak sengaja memperhatikan logonya. Artinya, custom tas bukan cuma cocok untuk merek yang sudah mapan, tapi juga bisa jadi cara yang cukup efektif untuk memperkenalkan bisnis yang baru mulai dikenal pasar.

Kebiasaan masyarakat juga ikut mendukung. Setelah sejumlah daerah membatasi kantong plastik sekali pakai, membawa tas belanja sendiri makin akrab di keseharian. Jakarta, misalnya,mulai menerapkan larangan kantong plastik sekali pakai pada 1 Juli 2020 di pusat perbelanjaan, toko swalayan, dan pasar rakyat. Bagi penerima, tas berlogo menjadi barang yang memang mereka butuhkan. Bagi perusahaan, itu peluang agar mereknya ikut hadir dalam rutinitas tersebut.

Tren Bahan: Lebih Tebal, Lebih Awet, dan Ramah Lingkungan

Tren pertama ada pada bahan. Kanvas dan katun tebal makin sering dipilih untuk hadiah klien maupun paket acara karena tampilannya menyerupai produk ritel, dan permukaannya yang rata membuat logo tercetak lebih jelas. Untuk pembagian dalam jumlah besar, tas ringan dari bahan nonwoven masih banyak dipakai. Sementara itu, hadiah untuk klien atau karyawan lebih cocok memakai bahan yang lebih tebal, sepertidiulas pelaku industri produk promosi dalam pembahasan tren tote bag 2026.

Bahan daur ulang dan alami juga naik daun.Panduan bahan tote bag dari PromoLeaf menyebut katun organik, katun daur ulang, rPET (serat dari botol plastik daur ulang), dan jute sebagai pilihan yang paling sering dianggap ramah lingkungan. Jute, yang di Indonesia dikenal sebagai goni, punya tekstur khas yang langsung memberi kesan alami. Bahan ini cocok untuk merek makanan, produk kriya, atau perhotelan.

Satu catatan penting: bahan ramah lingkungan tidak otomatis menjadi solusi.Waste4Change mengingatkan bahwa tas spunbond, yang banyak dipakai sebagai pengganti kantong plastik, sulit didaur ulang sehingga bisa menambah timbunan sampah bila hanya dipakai sekali. Artinya, ukuran ramah lingkungan yang sebenarnya adalah seberapa lama tas itu dipakai. Pilih bahan dan jahitan yang kuat supaya penerima punya alasan untuk terus membawanya.

Model Custom Tas Kekinian untuk Kebutuhan Kantor

Dari sisi model, ada beberapa pilihan yang bisa disesuaikan dengan jenis acara.

  1. Tote bag kanvas. Model paling serbaguna untuk seminar, pelatihan, dan paket sambutan peserta. Tambahan resleting atau saku dalam membuat tas terasa lebih rapi untuk membawa dokumen, buku catatan, dan botol minum.

  2. Tas serut. Ringan dan praktis untuk acara yang aktif, seperti fun run, family gathering, atau kegiatan kampus. Pemakainya bisa membawa perlengkapan tanpa repot.

  3. Pouch atau tas kecil. Berguna untuk menyimpan alat tulis, charger, atau kosmetik. Pouch bisa dipasangkan dengan tote bag sebagai satu set sehingga paket terlihat lebih utuh.

  4. Tas lipat. Ukurannya kecil saat dilipat dan mudah disimpan di tas kerja, jadi praktis untuk pelanggan yang sering berbelanja.

  5. Tas laptop atau ransel sederhana. Cocok untuk apresiasi karyawan atau hadiah klien penting, dengan anggaran yang lebih besar dibandingkan dengan tas kain. Logo berukuran kecil dan desain minimalis biasanya lebih nyaman dibawa ke kantor.

Menyesuaikan Pilihan dengan Tujuan dan Perilaku Penerimanya

Untuk kebutuhan B2B, penerima biasanya menilai kesan profesional. Klien korporat cenderung menyukai tas yang rapi, netral, dan terasa berguna dalam pekerjaan, misalnya tote bag kanvas polos dengan logo kecil atau tas laptop. Kalau tas dibagikan kepada karyawan, kenyamanan pemakaian sehari-hari menjadi pertimbangan utama. Peserta acara di Indonesia sudah terbiasa menerima tas sebagai bagian dari paket acara, sehingga yang membedakan adalah fungsinya setelah acara selesai.

Untuk B2C, tas berlogo biasanya dibagikan kepada pelanggan lewat pembelian minimal, program loyalitas, atau kolaborasi dengan komunitas. Di sini, tampilan jadi lebih menentukan. Tas yang desainnya enak dilihat dan mudah dipadukan dengan pakaian sehari-hari lebih mungkin dipakai di luar urusan belanja di tokomu, sehingga logo ikut terlihat di ruang publik.

Anggaran juga berperan. Kalau kebutuhannya besar, seperti seminar dengan ratusan peserta, kamu bisa mengombinasikan beberapa jenis: bahan ringan untuk peserta umum, lalu bahan tebal atau tas satu set untuk pembicara, mitra, dan klien utama.

Tips Desain dan Pemesanan Custom Tas

Beberapa hal kecil sering menentukan apakah tas akan dipakai atau tidak. 

Pertama, ukuran logo. Logo yang terlalu besar membuat tas terasa seperti alat promosi, sedangkan logo dengan ukuran proporsional dan ruang kosong yang cukup terlihat lebih rapi dan nyaman dibawa. 

Kedua, warna. Kombinasi warna netral dengan satu warna khas perusahaan biasanya lebih mudah dipadukan dengan pakaian pengguna.

Ketiga, teknik cetak. Sablon cocok untuk desain sederhana dalam jumlah banyak, sedangkan bordir memberi kesan lebih formal untuk hadiah klien atau karyawan. 

Keempat, kekuatan tas. Minta sampel dan periksa jahitan, ketebalan bahan, serta panjang tali sebelum memesan dalam jumlah besar. Terakhir, sisihkan jumlah cadangan. Untuk pameran,praktik umum di industri adalah memesan 10 sampai 20 persen lebih banyak dari perkiraan pengunjung, karena kebutuhan tambahan menjelang acara hampir selalu muncul.

Saatnya Mewujudkan Custom Tas Perusahaan Kamu bersama Goenakan Indonesia

Kalau kamu sedang mencari vendor untuk mewujudkan tas, souvenir, atau merchandise perusahaan, Goenakan Indonesia bisa menjadi mitra yang dapat diandalkan. Sebagai vendor custom souvenir dan merchandise terpercaya, Goenakan Indonesia menyediakan banyak pilihan produk ramah lingkungan sehingga pesan keberlanjutan merek kamu bisa sejalan dengan barang yang dibagikan. Desainnya dapat disesuaikan dengan identitas perusahaan, mulai dari pemilihan bahan dan model sampai penempatan logo, dan tim Goenakan Indonesia siap berdiskusi agar hasilnya cocok dengan kebutuhan acara serta anggaran. Pengalaman mengerjakan merchandise untuk perusahaan, hotel, dan berbagai acara membuat prosesnya lebih terarah. Hubungi MinGoena untuk berkonsultasi soal tas yang paling cocok untuk acara kamu berikutnya.


Relevant Article